menerLelaki tua berkopiah putih berjalan membungkuk di halaman sebuah rumah bernomor 50, Kampuang Melayu, Kelurahan Olo, Kecamatan Nanggalo. Bernama Mener (82), lelaki tua itu berperawakan kecil. Tubuhnya ringkih, nafas tersengal-sengal. Kerapuhan terlihat jelas dari caranya berjalan. Namun siapa sangka, di balik keringgikan-nya, Mener muda dulunya adalah mantan pengawal Syafruddin Prawiranegara (Presiden PRRI yang berbasis di Koto Tinggi, Kabupaten Limopuluah Kota). Banyak kisah heroik yang dilewati bekas tentara Barisan Keamanan Rakyat (BKR) itu, tapi tak ada yang tahu, Mener seolah ditinggalkan sejarah. Untuk hidup, dia hanya mengandalkan santunan veteran yang diterima sekali sebulan. Lagi

Iklan