anak-3“Dimanakah kita..saat saudara-saudara kita meraung di tengah sulitnya hidup? dimanakah kita ketika tangan-tangan kurus bocah pinggiran kota menengadahkan tangan? mereka..saudara kita..apakah kita buta dan tuli terhadap penderitaan mereka?jangan tuli dengan nasib dan jangan buta dengan hidup. Tetesan air mata, lengkingan jerit di atas kasur muram..tidakkah kita dengar..ataukah kita memang sudah lebih hina dari pelacur sehingga luka mereka tak kita rasai.kita memang bejat”————————————————

Lagi