Refleksi Gempa 30 September 2009
Nak, AJO Tak Punya Rumah..
“Di sini nak. Berpuluh tahun kami pernah berbagi cerita. Tentang kebahagian, kesedihan, serta ketidaksabaran menunggu musim panen. Tapi itu dulu, jelang sore nestapa 30 September tahun lalu. Jelang bumi ini berguncang dan teping-teping menyerah pada getaran. Kampung kami hilang. Di semak nan meninggi itu pula lah anak saya terkubur. Setahun sudah luka dan nestapa ini mengaduk-ngaduk hati. Kalau bukan karena harapan, mungkin Ajo telah pergi. Nak, Ajo tak punya rumah. Sudah malu rasanya berharap pada pemerintah” Lagi
